POSTMODERN

POST MODERN
Post modern merupakan sebuah era yang telah kehilangan kepercayaan perncerahan (Renaissance) tehhadap emansipasi dan kemajuan lewat jalan yang lebih menekankan pada pengetahuan dan penelitian ilmiah. Post modern berbeda dengan modern. Post modern sebuah istilah diskriptif yang menggambarkan tentang apa yang datang setelah modernitas. Sedangkan modern adalah sebuah ide mekanisasi dan industrialisasi yang memasukkan rasionalitas teknis di dalamnya yang menekankan pada pengetahuan dan penelitian ilmiah. Tapi pada dasarnya post modern adalah suatu pemikiran filsafat. Tokoh dari post modern diantaranya yaitu Rene Descartes. Dia adalah bapak filsafat modern yang mempunyai empat aliran logika, logikanya yaitu (1) tidak pernah menerima apa saja sebagai hal yang benar bila tidak mempunyai pengetahuan yang jelas mengenai kebenaran. (2) Memecahkan setiap kesulitan sebanyak mungkin menjadi bagian dari sebanyak yang yang dapat dilakukan untuk mempermudah penyelesaiannya secara lebih baik. (3) Mengarahkan pemikiran secara tertib dari objek yang paling sederhana dan mudah diketahui, kemudian bertahap meningkat. (4) Membuat perumusan untuk seluruh permasalahan selengkap mungkin dan tinjauan ulang secara menyeluruh. Post modern secara ideologis menadai beberapa usaha terbaru untuk mengaplikasikan filsafat post modern dengan psikologi. Sehingga post modern mempunyai implikasi terhadap disiplin ilmu psikologi. Implikasinya adalah (1) wacana post modern yang mengantar pada rekonseptualisasi metatoritis tentang masalah pokok dan membuka pemandangan baru bagi psikologi, seperti riset media. (2) wacana post modern yang melibatkan rekonseptualisasi topik-topik psikologi seperti diri dan praktik terapi. (3) Konsepsi yang sangat luas, ilmu psikologi mungkin begitu berakar dalam asumsi-asumsi modernis yang sulit memahami laki-laki dan perempuan dalam budaya post modern. (4) Konsep era post modern telah dimunculkan dan implikasi-implikasi sementara bagi psikologi sangat bermasalah. (5) Relativisme dan fiksionalisme post modernisme dapat menjadi pengganggu dalam hubungan terapi dan menolak adanya mistifikasi ideologis bagi kapitalisme konsumen. Selain implikasi, post modern juga mempunyai aplikasi dalam psikologi, yaitu (1) Aplikasi filsafat post modern kepertanyaan psikologis tidak terlalu menarik dan ditandai oleh banyak kebingungan atau pertentangan. (2) Aplikasi ini cenderung membesar-besarkan perbedaan antara psikologi post ,modern dan modern secara langsung. (3) alur yang lebih produktif digunakan untuk menunjukkan permasalahan yang diangkat dalam bab ini. Di sini post modern juga mempunyai kelemahan. Kelemahannya adalah sangat sulit untuk menghadirkan sebuah bentuk pemikiran baru tanpa mengambil kategori-kategori pemikiran lama. Perubahan-perubahan perspektif yang berbeda dan berlangsung terus menerus dan berusaha untuk menjahui konsep-konsep yang direvisi dan didikotomika.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perlawanan Kampung Tempe Sanan Terhadap Kue Artis Teuku Wisnu, Krisdayanti, dan Kawan-Kawan

Mondok dan Islam Internet ala Jonru

Pelajaran Salat Taraweh untuk Menteri Muhadjir Effendy