Obati Pasien Kenalkan Tuhan

Mengajak orang normal untuk rajin beribadah itu tak mudah. Lebih sulit lagi mengajak orang yang secara mental sedang sakit seperti pasien rumah sakit jiwa (RSJ) Lawang. Namun M. Nur Dahlan telah berhasil menyadarkan banyak pasien hingga menemukan kembali Tuhan yang lama mereka lupakan. *** Pasien RSJ bukan untuk dikucilkan, namun untuk disembuhkan. Karena mereka juga punya hak untuk sembuh dan punya hak untuk mengenal Tuhan. Berangkat dari prinsip itu, Nur Dahlan tergugah hatinya untuk mengabdi sebagai ”dokter” rohani para pasien RSJ Lawang. Sudah 21 tahun ia menjadi guru agama para penderita gangguan jiwa itu. ”Sejak 1991 saya harus fokus membantu agar mereka cepat sembuh dan selalu ingat Tuhan,” ungkap Dahlan kemarin. Dahlan begitu menikmati profesi itu. Meski ia sempat dibikin pusing karena sulit berkomunikasi dengan pasien RSJ, namun dengan kelembutan hati, mereka bisa menerimanya. Dahlan semakin puas jika pasien yang ia bimbing mulai menunjukkan tanda-tanda positif, misal sudah mau datang ke musala di kompleks RSJ. ”Saya lihat di musala mereka banyak yang sudah salat, itu luar biasa. Karena dalam Islam orang yang gangguan jiwa tidak wajib salat tapi mereka sudah sadar,” ucap alumnus PP Sidogiri Pasuruan ini. Dahlan mengungkapkan, untuk melakukan dakwah, dirinya setiap hari harus datang ke kamar pasien. Kali pertama yang dibiacarakan adalah masalah yang sedang dihadapi. Setelah dirinya dengan pasien mulai klik atau nyambung, baru materi agama ia sampaikan. Tak semua bisa menerima, namun dirinya sabar dan yakin suatu saat semua bisa menerimanya. Selain melakukan hubungan personel, dirinya juga menggelar pertemuan rutin setiap kamis. Sedikitnya 40 pasien ia kumpulkan di musala untuk menerima wejangannya. Selama berdakwah, Nur banyak melakukan penyadaran berupa mengingatkan akan kuasa Tuhan. Lupa akan kuasa Tuhan inilah, salah satu penyebab mereka berada di RSJ. Mereka secara mental mudah putus asa ketika terkena badai problem. Jiwanya mudah sekali guncang. ”Selalu saya ingatkan kalau semua itu sudah diatur Tuhan, kegagalan mereka dalam rumah tangga, ekonomi, dan yang lain seharusnya mereka kembalikan kepada Tuhan. Hal inilah yang saya selalu sadarkan kepada mereka,” terang suami dari Sutiani ini. Karena dakwahnya yang cukup menyentuh itu, Dahlan banyak menemukan pasien yang tiba-tiba menangis. Mereka merasa kalau selama ini banyak jauh dari Tuhan. ”Saya ajak dialog mereka, karena saya tidak ingin menggurui, oleh karena itu banyak dari mereka yang menangis karena telah banyak melupakan Tuhan,” imbuhnya. Misi utama Nur Dahlan menjadi juru dakwah di RSJ ini selain agar pasien sembuh secara mental, juga agar mereka kembali rajin beribadah. Karena itu, Nur Dahlan sangat senang ketika suatu saat ada alumnus RSJ Lawang yang sudah sembuh lalu mengirim surat kepadanya. Dalam surat itu ia menyebutkan jika dirinya kini sudah menjadi orang normal lagi dan merasa semakin dekat dengan Tuhan. ”Kata dia hidupnya lebih tenang jika ibadah terus,” terang pria pensiunan PNS ini. (riq/abm)

Komentar

Download software mengatakan…
nyembuhin org apa bikin sesat org yg sakit jiwa ni,,, tuhan cuma ada satu ya itu ALLAH SAW....

Postingan populer dari blog ini

Perlawanan Kampung Tempe Sanan Terhadap Kue Artis Teuku Wisnu, Krisdayanti, dan Kawan-Kawan

Mondok dan Islam Internet ala Jonru

Pelajaran Salat Taraweh untuk Menteri Muhadjir Effendy